Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh..Selamat datang di blog sederhana saya, semoga
tulisan singkat ini bermanfaat..
Masih dengan materi
jaringan komputer, kali ini saya akan beri informasi sedikit mengenai protokol.
Protokol komputer merupakan deskripsi formal mengenai bagaimana komputer
saling berhubungan. Protokol yang umum meliputi TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol), software standar yang mengizinkan komputer Anda
untuk berhubungan dengan SBC Yahoo!; POP (Post Office Protokol), untuk
mengakses e-mail di Internet, FTP (File Transfer Protocol), untuk mengirim file
dari satu komputer ke komputer lain melalui internet. Dalam jaringan komputer, protokol
merupakan konvensi yang disepakati untuk komunikasi antarkomputer. Selanjutnya,
protokol TCP/IP mendefinisikan bagaimana pesan dikirimkan melalui Internet,
sedangkan protokol FTP, yang dibangun menggunakan protokol TCP/IP,
mendefinisikan bagaimana pesan-pesan FTP dikirim dan diterima.
1.
ICMP (Internet Control Message
Protocol)
Adalah salah satu protokol inti dari
keluarga protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi
komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai
contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
FUNGSI dan KEGUNAAN:
a)
Membantu
proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan
b)
Membantu
control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan
c)
Menyediakan
pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan
2.
POP3 (Post Office Protocol version
3)
Adalah protokol yang digunakan untuk
mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol ini erat hubungannya dengan
protokol SMTP dimana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari
komputer pengirim ke server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem
surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang
menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut
diambil oleh penerima yang berhak.
FUNGSI dan KEGUNAAN:
Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk
menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan
kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika
email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni adalah mereka yang
memegang username dan juga password dari alamat email).
Kelebihan
POP3 :
a)
Email
disimpan pada penyimpanan lokal, sehingga dapat diakses setiap saat, bahkan
tanpa koneksi internet.
b)
Koneksi
internet hanya dibutuhkan saat mengirim dan menerima email.
c)
Mengurangi
beban pada kapasitas penyimpanan server, karena data disimpan di komputer
lokal.
d)
Terdapat
pilihan untuk tetap menyimpan email di server.
e)
Dapat
menggabungkan banyak akun email pada 1 email client, dengan menggunakan 1
folder inbox yang sama.
3.
SMTP (Simple
Mail Transfer Protocol)
Adalah standar Internet untuk surat
elektronik (e-mail) transmisi di Internet Protocol (IP)
jaringan. Service SMTP berjalan pada protokol TCP port 25, yang merupakan
port standar service SMTP. Karena SMTP tidak memiliki kemampuan
penyimpanan E-Mail dalam mailbox, maka diperlukan protokol lain
untuk menjalankan fungsi tersebut yaitu POP3 (Post Office Protocol) dan IMAP (Internet
Message Access Protocol).
FUNGSI dan KEGUNAAN:
Fungsi utama SMTP adalah
menyampaikan E-Mail dari suatu host ke host lainnya dalam jaringan.
Protokol ini tidak memiliki kemampuan untuk melakukan penyimpanan dan
pengambilan E-Mail dari suatu mailbox. Dari sisi klien E-Mail,server SMTP
merupakan sarana untuk melakukan outgoing connection atau mengirimkan
pesan. Sedangkan untuk incoming connection digunakan protocol POP3.
(Choirul Amri M, 2003)
4.
FTP (File
Transfer Protocol)
Adalah sebuah protokol Internet yang
berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman
berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah jaringan.
FUNGSI dan KEGUNAAN:
Menjalankan perangkat lunak yang
digunakan untuk pertukaran file atau dalam istilah asing file exchange, yang
selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request atau permintaan
dari FTP client. FTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server
untuk tujuan tukar menukar file (upload dan download file).
5.
ARP (Address
Resolution Protocol)
Adalah sebuah protokol dalam TCP/IP
Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke
dalam alamat Media Access Control (MAC Address).
FUNGSI dan KEGUNAAN:
a.
Peran
protokol ARP ini sangat penting dalam jaringan, terutama mengenai komunikasi
data yang terjadi dalam jaringan. Setiap host yang tergabung atau
terhubung dalam sebuah jaringan LAN saling berkomunikasi menggunakan alamat
fisik (Mac Address) dan tidak menggunakan alamat logis (IP Address).
b.
Dikatakan pada poin nomor satu, bahwa setiap
Host berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address). Jadi, mau tidak mau
setiap sebuah Host yang ingin berkomunikasi dengan Host lain harus mengetahui
Mac Address yang dimiliki oleh Host tujuannya tersebut.
c.
Lalu bagaimana sebuah Host bisa mendapatkan
informasi mengenai Mac Address dari Host tujuannya? Jawabannya adalah pada
tahapan transfer data. Sebelum sebuah data diberikan Mac address, terlebih
dahulu data tersebut diberi alamat logis berupa IP Address. IP address yang
ditambahkan ini merupakan IP address dari Host pengirim dan Host penerima.
d.
Baru
kemudian menentukan alamat fisik atau Mac Address dari Host tujuan. Nah,
apabila belum diketahui alamat fisiknya, mau tidak mau harus dicari terlebih
dahulu. Disinilah peran protokol ARP, dengan memanfaatkan informasi IP address
Host tujuan yang ada, maka Host pengirim melakukan pencarian dengan menugaskan
Protokol ARP.
Internet protokol atau IP adalah sebuah aturan untuk mengatur suatu komunikasi data
dalam jaringan internet. IP memberikan penukaran data dari satu komputer ke
komputer yang lainnya, yang faktanya penggunaan internet protokol sangatlah
penting dalam sebuah layanan internet. Tanpa alamat IP, komputer tidak mungkin
dapat berkomunikasi atau mengirim data ke komputer yang lainnya. Internet
Protokol sendiri mulai dikembangkan pada tahun 1970-an. Penggunaan Internet
Protokol dimulai tahun 1981.
Seiring
perkembangkan waktu, internet protokol telah mengalami perkembangan yakni
munculnya internet protkol versi 4 (IPv4) dan versi 6 (IPv6). Munculnya IPv6
sendiri didasarkan prediksi bahwa IPv4 akan habis terpakai oleh perangkat yang
ada di dunia. Karena IPv4 hanya memilki 32 bit, maka muncul IPv6 yang memiliki
128 bit yang secara otomatis mampu menyediakan lebih banyak alamat.
IPv4 adalah internet protokol (IP)
generasi ke 4. IPv4 yang memiliki panjang bit sebesar 32-bit, sehingga dapat
mengalamati komputer dengan jumlah sekitar 4 miliar atau persisnya
4.294.967.296. Penulisan IPv4 terdiri dari 4 blok, dan setiap blok terdiri dari
angka 0-255. Contoh dari IP alamat IPv4 yakni 192.168.100.1. Perkembangan
komputer, smartphone, dan konsol yang terus meningkat tiada henti, yang
kemudian berdampak secara langsung pada kebutuhan alamat internet protokol
dengan tujuan mengalamati setiap perangkat agar mampu terhubung dengan
internet. Masalah inilah yang menjadi dasar dibuatnya internet generasi ke 6
atau IPv6. IPv6 dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IEFTF) untuk
mengatasi masalah dan meggantikan IPv4.
Mengapa
IPv6 bukan IPv5? Pada tahun 1980-an, IPv5 digunakan sebagai Protokol
Percobaan dan sampai saat ini tidak pernah digunakan, IPv5 biasanya disebut
sebagai Protokol Streaming, Jadi Penerus Langsung dari IPv4 adalah IPv6.
Kelebihan IPv4:
1. Tidak mensyaratkan ukuran paket pada
link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
2. Pengelolaan rute informasi yang tidak
memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya
saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil.
Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas
memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.
Kekurangan IPv4:
1. Panjang alamat 32 bit (4bytes).
2. Dikonfigurasi secara manual atau DHCP
IPv4.
3. Dukungan terhadap IPSec opsional.
4. Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan
pada router, menurunkan kinerja router.
5. IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit
(jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat).
IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak
sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya
saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.
IPv6 dikembangkan sejak tahun 1998, memilki panjang total bit sebesar
128-bit sehingga dapat mengalamati komputer dengan jumlah 3.4 x 1038. Jika
dilihat Ipv6 memiliki jumlah yang sangatlah banyak jika dibandingakan dengan
Ipv4 untuk mengalamati sebuah perangkat. IPv6 juga memiliki aspek mobilitas,
keamanan, dan konfigurasi yang lebih baik dari sebelumnya. Contoh alamat IPv6 adalah "2001:DB8:FADE:82C::2B:1".
Kelebihan Ipv6 dan sebagai solusi yang terdapat
dalam IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi, berikut ini kelebihan-kelebihan
menggunakan IPv6 :
1. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan
alamat IPv4 (32 bit), IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang
lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone,
perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
2. Aspek keamanan dan kualitas layanan
(QoS) yang telah terintegrasi.
3. Desain autokonfigurasi IPv6 dan
strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi
bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
4. IPv6 memungkinkan komunikasi
peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi
/ komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin
dan sebaliknya.
Kekurangan IPv6:
1.
Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru
yang mendukungnya.
2.
Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan
IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.
Sekian materi yang bisa saya
bagikan, semoga bermanfaat!^^